Showing posts with label Song. Show all posts
Showing posts with label Song. Show all posts

Jan 16, 2015

Day 5: Words



Maaf jika aku langsung menulis di hari kelima. Aku tak tahu apa yang harus ku tuliskan di hari ketiga dan keempat. Tak banyak yang kulakukan dua hari terakhir. Aku banyak menghabiskan waktu di tempat tidur. Yap, tubuh ini menolak untuk meninggalkan tempat nyaman itu. Aku berhenti mendengarkan lagu-lagu sedih melankolis seperti biasa. Bahkan aku tak mendengarkan lagu satupun.  Ah, bagaimana jika posting kali ini memiliki topik? Sama seperti judulnya, aku akan menulis tentang “Perkataan”. Atau kau boleh menganggapnya sebagai “Kata-kata”. 
Anything you wish, happy reading! :)

Jan 13, 2015

Day 2: Ronan.



I remember you dancing before bed times,
And jumping on me,
Waking me up.”

Sayang, bagaimana harimu? Semoga tak terlalu basah sepertiku yang terus menerus ditemani gerimis. Hari ini langit tak berhenti menangis. Padahal aku sungguh ingin melihat indahnya mentari. Mungkin langit sedang patah hati. Atau mungkin langit sedang tak ingin bertemu matahari. Mungkin mereka sedang berselisih paham. Well, terlalu banyak kemungkinan.

Jan 12, 2015

Day 1: Yellow.


“Look at the stars,
look how they shine for you.
And everything you do.
Yeah, they were all yellow.”

Hari ini aku terus saja mengulang lagu dari Coldplay.  Terdengar sedikit melankolis memang. Begitulah yang ku anggap indah. Pun menenangkan.

Aku tak ingin menuliskan banyak hal dalam posting kali ini. Ini adalah posting pembuka untuk enam hari kedepan. Mungkin berisi tentang apa yang ku lakukan seharian. Atau hanya beberapa kata tanpa makna yang terbaca rancu bagi sebagian orang yang membacanya. Tapi lihatlah lebih jeli lagi. Terkadang yang terlihat di luar belum tentu makna sebenarnya. Sama seperti lagu yang saat ini ku dengarkan. Judulnya Yellow. Kau tahu? Iya, artinya Kuning. Seharusnya menggambarkan tentang kebahagiaan, keindahan, atau mungkin rasa cinta yang berbuna-bunga. Tetapi, sebaliknya. Aku mendapati diriku terhanyut dalam kesedihan birunya lautan. Lautan yang tenang. Tanpa ombak. Mungkin tak cukup tenang untuk melukiskan kesedihannya. Langit tanpa awan yang menandakan kekosongan. Tak ada burung camar yang mengepakkan sayapnya. Semuanya begitu sunyi. Kesepian. Mungkin itu yang ingin disampaikan si vokalis. Tetapi, tetap saja. Itu hanya sudut pandangku. Setiap orang memiliki sudut pandang yang berbeda untuk setiap hal yang dirasakannya. Bagaimana pendapatmu?

“And you know,
For you I’d bleed myself dry.
You know,

I love you so.”